The Relationship Between Nutritional Fulfillment Behavior and the Incidence of Stunting in the Working Area of ​​the Jelbuk Community Health Center (Puskesmas)

Authors

  • Ardan Wahyu Maulana Ardan Universitas Muhammadiyah Jember
  • Sri Wahyuni Adriani Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia
  • Cahya Tribagus Hidayat Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61166/clean.v3i2.24

Keywords:

Nutritional Fulfillment Behavior, Stunting, KADARZI (Nutritionally Aware Family).

Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue caused by long-term inadequate nutrient intake and recurrent infectious diseases, which results in stunted child growth. Nutritional fulfillment behavior refers to the actions, habits, and efforts undertaken by an individual or family to meet the nutritional needs of their family members—particularly children under five—to ensure optimal growth and development. This study employed a correlational research design with a cross-sectional approach, aiming to examine the relationship between nutritional fulfillment behavior and the incidence of stunting. The study population consisted of children aged 24–59 months, with a sample size of 226 respondents. Sampling was conducted using a probability sampling method, specifically cluster random sampling. Data were collected using a questionnaire on nutritional fulfillment behavior, based on the KADARZI (Nutritionally Aware Family) indicators. The results indicated that, for the majority, nutritional fulfillment behavior was poor. Regarding the incidence of stunting, the findings showed that most of the children were stunted. Analysis using the Spearman’s Rank Correlation test (α = 0.05) revealed a strong relationship between nutritional fulfillment behavior and the incidence of stunting in the working area of ​​the Jelbuk Community Health Center, Jember Regency (p = 0.000). In conclusion, there is a strong association between nutritional fulfillment behavior and the incidence of stunting in the working area of ​​the Jelbuk Community Health Center, Jember Regency. It is recommended that these findings serve as a reference for nurses to enhance nutritional education, provide family support, and implement continuous public health interventions aimed at reducing stunting rates.

References

Adityaningrum, A., Arsad, N., & Jusuf, H. (2023). Faktor Penyebab Stunting Di Indonesia : Analisis Data Sekunder Data Ssgi Tahun 2021 Factors Causing Stunting In Indonesia : 2021 Ssgi Secondary Data. Jambura Journal of Epidemiology, 3(1), 1–10. https://doi.org/https//10.56796/jje.v2i1.21542

Anggraeni, P. S., Munawaroh, M., & Ciptiasrini, U. (2020). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Sarana Prasarana Puskesmas tentang Gizi Seimbang terhadap Perilaku Pemenuhan Gizi Balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(4), 188–195. https://doi.org/https://doi.org/10.33221/jiki.v10i04

Aryani, N., & Syapitri, H. (2021). Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Status Gizi Balita Di Bagan Percut. Jurnal Keperawatan Priority, 4(1), 135–145. https://doi.org/https://doi.org/10.34012/jukep.v4i1

Astika, T., Permatasari, E., & Supriyatna, N. (2020). Pengaruh pola asuh pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(2), 3–11. https://doi.org/https://doi.org/10.24893/jkma.v14i2.527

Badan Pusat Statistik; Sekretariat Wakil Presiden. (2020). Laporan Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS).

Banowo, A. S., & Hidayat, Y. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Praktik Pemberian Makan Pada Baduta Stunting di Kabupaten Bengkulu Utara. 21(2), 765–771. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i2.1539

Budianto, Y., & Akbar, A. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Stunting Terhadap Pola Pemberian Nutrisi Pada Balita. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1315–1320. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1726

Diana, R., Rachmayanti, R. D., Khomsan, A., & Riyadi, H. (2022). Influence of eating concept on eating behavior and stunting in Indonesian Madurese ethnic group. Journal of Ethnic Foods, 9(1). https://doi.org/10.1186/s42779-022-00162-3

Dr. Fatma, S., I Nyoman Tri, S., Dr. I Putu, S., Darwin, D., Gusnita, E., Rahmahidayati, S., Nengsi Ayu, R., Fadli Agus, T., & Wenifrida Massenga, T. (2023). Metodologi penelitian (S. Orba Manullang (ed.); 1st ed.). Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Fitriah, A. D., Permatasari, L. I., Wardin, I., Keperawatan, P. I., Kesehatan, F. I., & Cirebon, U. M. (2023). Perilaku Keluarga Sadar Gizi ( Kadarzi ) dan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wangunharja. NIACIN (Nutrition and Food Science Application Journal), 1(1), 24–33. https://doi.org/https://doi.org/10.32534/niacin.v1i1.4825

Fitriani, S. D. R. S. D. H. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-4 Tahun Di Rw 04 Dan Rw 07 Kelurahan Cigugur Tengah. Jurnal Kesehatan Kartika, 15(2), 15–24. https://doi.org/https://doi.org/10.26874/jkkes.v15i2.74

Gusman, Y. M., & Farlikhatun, L. (2024). Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif, Pola Asuh Dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Malahayati Nursing Journal, 6(2), 600–615. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/mnj.v6i2.10858

Herman, A., & Ode, W. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Pemberian Asi Eksklusif. Profesional Health Journal, 2(2), 84–89. https://doi.org/https://doi.org/10.54832/phj.v2i2.103

Hidayani, W. R., Sulistyoningsih, H., Tinggi, S., Kesehatan, I., Ibu, T. B., Ibu, P., & Keluarga, P. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 01(01), 32–40. https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.39

Karlsson, O., Kim, R., & Hasman, A. (2023). Patterns in child stunting by age : A cross ‐ sectional study of 94 low ‐ and middle ‐ income countries. Maternal and Child Nutrition, 19(4). https://doi.org/10.1111/mcn.13537

Kartasurya, M. I., Asna, A. F., Denny, H. M., Nuridzin, D. Z., & Dharmawan, L. T. (2024). Hubungan antara Perilaku Enam Pesan Kunci dengan Kejadian Stunting pada Anak dibawah Dua Tahun di Provinsi Jawa Tengah Association between Six Key Messages Behaviour and Incidence of Stunting in Under-Two-Year-Old Children in Central Java Province. Amerta Nutrition Supplementary Edition, 8(1), 83–95. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.83-95

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. 1–78.

Khalid Fredy Saputra, Herniyatun, Fadila, E., Haerianti, M., Rakinaung, N. E., Suryani, M., Achmad, V. S., Yuwanto, M. A., & Arafah, S. (2023). Metodologi Keperawatan (N. Sulung (ed.); 1st ed., Issue July). CV GETPRESS INDONESIA Anggota IKAPI No. 033/SBA/2022.

Kurniawati, D., Hastono, S. P., Safika, I., & Wahyuningsih, W. (2025). Geographically Weighted Regression Model of Stunting Determinants in Indonesia. Journal of Maternal and Child Health, 10(3), 140–152. https://doi.org/https://doi.org/10.26911/thejmch.2025.10.03.02

Kuswanti, `Ina, & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. 13(1), 15–22.

Lailiyah, N., Ariestiningsih, E. S., & Supriatiningrum, D. N. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Pola Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita (2-5 Tahun). Ghidza Media Journal, 3(1), 226–233.

Lestari, W., Samidah, I., & Diniarti, F. (2022). Hubungan Pendapatan Orang Tua dengan Kejadian Stunting di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1995), 3273–3279.

Mariana, R., Nuryani, D. D., & Angelina, C. (2021). Hubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Yosomulyo kecamatan Metro pusat kota Metro tahun 2021.

Maulida, Y. N., Ilmi, B., & Aquarista, F. (2023). Hubungan Pengetahuan, Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin. 6(9), 1794–1799. https://doi.org/htthttps://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3498

Migiarti, I., & Hanifa, F. (2024). Hubungan Perilaku Sadar Gizi , Pengetahuan Orang Tua dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24 Bulan Sampai dengan 59 Bulan. 04, 754–765. https://doi.org/10.53801/sjki.v4i1.220

Mutingah, Z., & Rokhaidah. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(2), 49–57. https://doi.org/DOI. 10.52020/jkwgi.v5i2.3172

Prabandari, F., & Rosmawati. (2024). Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (Imd) Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dini. Journal of Andalas Medica, 2(April), 50–56. https://doi.org/https://jurnal.aksarabumiandalas.org/index.php/jam

Purwanti, R., Margawati, A., Wijayanti, H. S., Rahadiyanti, A., Marfu’ah, D., Kurniawati, & Fitranti, D. Y. (2023). Strategi Pening- Praktik Responsive Feeding Untuk Pencegahan Stunting Pada Balita. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/https://doi.org/10.30656/jpmwp.v7i2.5874

Rahmadhita, K. (2020). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Permasalahan Stunting dan Pencegahannya Pendahuluan. 11(1), 225–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.253

RI, K. K. (2022). BUKU SAKU Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

RI, M. K. (2007). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (747/MENKES/SKNU2007). 747/MENKES/SKNU2007.

Rohmandani, I. D. (2024). Hubungan Pengetahuan Pemberian MP-ASI dan Perilaku Keluarga Sadar Gizi Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Polokarto. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 209–224. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v12i3.41079

Ruminem, R., Sari, R. P., & Puspita, B. (2024). Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. 3(3), 116–122. https://doi.org/doi.org/10.61923/jni.v3i3.49

Saputri, U. A., Pangestuti, D. R., & Rahfiludin, M. Z. (2021). Pengetahuan Gizi dan Pola Asuh Ibu sebagai Faktor Risiko Stunting Usia 6-24 Bulan di Daerah Pertanian.

Sihotang, W. Y., Hulu, V. T., Samosir, F. J., & Pane, P. Y. (2023). Determinants of stunting in children under five : a scoping review. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 9–20. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jgi.12.1.9-20

Simamora, R. S., & Kresnawati, P. (2021). Pemenuhan Pola Makan Gizi Seimbang Dalam Penanganan Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Rawalumbu Bekasi. 11(1), 34–45.

Simbolon, D., Mahyuddin, M., Okfrianti, Y., & Sari, A. P. (2022). Peningkatan Perilaku Ibu dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi Baduta Berisiko Stunting melalui Pemberdayaan Kader. 1, 421–431.

Soliman, A., Sanctis, V. De, Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and Long-term Consequences of Nutritional Stunting : From Childhood to Adulthood. 92(4), 1–12. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346

Soraya, Ilham, & Hariyanto. (2022). Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 5(2), 98–114. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jpb.v5i1.21200

Suarnianti. (2020). Faktor Risiko Stunting : Literatur Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15, 144–147.

Sumanti, R., & Retna, R. (2022). Pemenuhan nutrisi pada balita stunting. 18(2), 81–85. https://doi.org/10.31983/link.v18i2.8545

Syapitri, H., Aritonang, J., & Amila. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan (A. H. Nadana (ed.); Cetakan Pe). Ahlimedia Press.

Tampubolon, E. M., Rosmega, & Batubara, Z. (2023). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan di Puskesmas Sialang Buah Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan(KLINIK), 2(3). https://doi.org/doi.org/10.55606/klinik.v2i3.2438

UNICEF. (1990). Strategy for improved nutrition of children and women in developing countries. (Issue 02). United Nations Children’s Fund.

WHO, UNICEF, & Bank, W. (2023). Levels and trends in child malnutrition.

Wulandari, E. C., Margawati, A., Syauqy, A., Widjanarko, B., & Rahfiludin, M. Z. (2024). Perilaku makan dengan kejadian stunting pada balita: Studi cross-sectional di Kecamatan Nabire Papua. 5(3), 726–732. https://doi.org/doi.10.30867.v5i3A.1798

Yulianti, M. (2020). Hubungan Status Ekonomi dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Gizi Balita dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka Tahun 2020. 14.

Yulnefia, & Sutia, M. (2022). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jambi Medical Journal, 10(1), 154–163.

Yusran, R., Nanda, A., Amalda, A., & Luthfia, R. (2023). Upaya Pemenuhan Kesadaran Masyarakat dan Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Mencegah Peningkatan Angka Stunting di Nagari Pariangan 2023. 1(2), 131–140.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Ardan, A. W. M., Sri Wahyuni Adriani, & Cahya Tribagus Hidayat. (2026). The Relationship Between Nutritional Fulfillment Behavior and the Incidence of Stunting in the Working Area of ​​the Jelbuk Community Health Center (Puskesmas). Cleanliness: Journal of Health Sciences and Medical Research, 3(2), 221–229. https://doi.org/10.61166/clean.v3i2.24

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.